• 24 January 2022
Proses Taaruf Online

Pengertian Dan Perjalanan Taaruf Online Diwaktu Pandemi Menyerang di Indonesia

Gara-gara viralnya ijab kabul pasangan pesohor yg konon tak pernah saling pacaran sebelumnya, banyak orang yang penasaran dengan tata cara taaruf. Menurut kabar yg beredar, beberapa sejoli itu hanya melakukan taaruf secara online, dilanjutkan lamaran, kemudian menikah.

Terlepas dari masalah apakah mereka sudah melakukan cara taaruf yg benar, keduanya toh sudah meresmikan diri sebagai pasangan suami istri sah. Nah, sebenarnya apa sih taaruf itu? Lalu, bagaimana cara taaruf dalam Islam?

Taaruf merupakan perkenalan antara pria dan perempuan buat tujuan menikah sesuai dengan cara-cara yg disunahkan. Proses perkenalan ini biasanya dikerjakan dengan bertamu ke rumah pihak wanita sekaligus mengenalkan kedua keluarga. Kata “taaruf” sendiri telah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yg merupakan serapan dari bahasa Arab, “lita’arafu” yang memiliki arti saling mengenal.

Cara Taaruf yang Sahih

Bagi kamu yg penasaran dengan metode taaruf hingga menikah, berikut ini ialah beberapa tahapan.

Proses Taaruf Online

Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang tahap Taaruf, ada informasi penting juga nih. Buat kalian yang memang sudah menemukan idaman hati, buru-burulah menikah. Lalu jika anda sudah diberikan momongan, kami bisa mencoba melihat nama untuk buah hati yang memiliki arti nama yang indah dan baik.

Saling Membuat Proposal

Jangan bayangkan tata cara taaruf itu hanya mengandalkan kesanggupan mengatakan dan meyakinkan kandidat pasangan dan keluarga. Pasalnya, masing-masing calon pasangan wajib menciptakan proposal buat saling diajukan.

Namanya proposal pasti mesti dibentuk secara tertulis serta visi dan misi kandidat pasangan di era mendatang sehabis menikah.

Nir cukup hanya foto alasannya mesti dilengkapi dengan data diri dan keluarga, planning acara pernikahan, sasaran keturunan dan pendidikan anak, dan tentu saja tingkat pengetahuan soal agama Islam. Singkatnya, tawaran ini tidak yang lain semacam CV (Curriculum Vitae) untuk kebutuhan mengenalkan diri ke calon pasangan.

Lalu, siapa yg bakal menyerahkan proposal itu? Kan calon pasangan tidak boleh berjumpa dulu?

Nah, di sinilah ada peran seorang mediator atau pembina bagi mencarikan pasangan melalui ajuan yg sudah dibentuk. Perantara itu juga punya tugas selaku pengantar proposal ke kandidat pasangan yang diinginkan.

Bertukar Proposal

Kalau sudah ada calon yang diinginkan, tawaran itu bisa diberikan kepadanya. Begitu juga sebaliknya, si pemberi juga mulai mendapatkan proposal dari kandidat yang telah dikirimi. Saling bertukar ajuan merupakan salah satu tahapan dari cara taaruf yg benar, dan sangat menentukan langkah ke depannya.

Setelah masing-masing calon mendapatkan dan mempelajari tawaran yang diterimanya, pihak perantara mulai menanyakan apakah mereka sudah menetapkan pilihan. Kalau keduanya sudah merasa mantap, saatnya mengontrol pertemuan.

Proposal yg diterima masing-masing kandidat pasangan itu akan dipelajari juga oleh pihak keluarga. Peran keluarga penting untuk menunjukkan yang terbaik bagi anaknya semoga betul-betul dapat memilih pasangan terbaik.

Rendezvous Calon Pasangan

Rendezvous | unsplash.com
Cara taaruf dalam Islam berikutnya ialah berjumpa dengan kandidat pasangan. Eits, tunggu lalu. Dilarang keras berjumpa hanya berduaan. Kamu dan kandidat pasanganmu hanya boleh ketemu jika didampingi perantara.

Rendezvous itu bagi menanyakan kesiapan masing-masing kandidat. Jika keduanya sudah merasa cocok, proses berikutnya mampu dikerjakan. Oh ya, momen pertemuan dengan kandidat pasangan ini pun ada adabnya lho.

Masing-masing tidak boleh berlebihan dalam memandang calonnya. Spesifik buat perjaka, pandangan matanya tidak boleh blingsatan memperhatikan calon pasangannya.

Lalu, di manakah meeting itu dikerjakan? Hal ini dapat dibahas lalu antara kedua kandidat pasangan melalui perantara. Lokasi itu seharusnya jangan di salah satu rumah kandidat pasangan. Lebih baik di tempat yang netral dan nyaman bagi keduanya. Tentu saja proses pembahasan tempat itu harus lewat pihak perantara.

Mempertemukan Keluarga dan Khitbah

Nah, saatnya meeting antara dua keluarga dan dilanjutkan dengan khitbah. Apa itu khitbah? Dalam rangkaian sistem taaruf sampai menikah, khitbah yaitu proses peminangan alias lamaran.

Penting buat dipahami bahwa jarak dari proses perkenalan pertama sampai merasa cocok dan lamaran tidak boleh terlalu lama. Paling usang sekitar 3 minggu. Seperti yang kalian pahami, taaruf bukanlah pacaran yang kita pahami pada umumnya.

Taaruf merupakan proses perkenalan antara dua calon bagi lalu dilanjutkan ke jenjang yg lebih serius. Makara, dalam rangkaian tata cara taaruf, khitbah sejatinya melibatkan keluarga dari beberapa calon pasangan. Pertemuan antara beberapa keluarga ini bisa sekaligus membicarakan rencana acara janji dan resepsi.

Akad Nikah

Kalau semuanya sudah oke, mulai dari tanggal program dan tetek bengek yang lain, dua kandidat tinggal melanjutkan langkah final dari cara taaruf yang benar, merupakan menyelenggarakan ijab kabul.

Untuk acara pernikahan ini bisa diadaptasi janji kedua keluarga selama tak melanggar syariat Islam.

Cara taaruf dalam Islam sesungguhnya tidak ribet asalkan seluruh pihak yg menjalani paham dengan kaidah dan ketentuannya. Toh, tujuan terutama yaitu demi kebaikan dari kedua kandidat pasangan.

Menikah yakni ibadah yang disunahkan dalam Islam, mau menerapkan praktik taaruf atau tidak, seluruh kembali pada doktrin pihak yang menjalani. Nah, itulah rangkaian tata cara taaruf sampai menikah yg supaya dapat membantumu dalam kehidupan ini.

Sumber Bacaan : taarufonline.co.id